Belajar Microsoft Excel: Fungsi Sum Dan Rumus Penjumlahan Pada Excel

Penjelasan Lengkap Rumus Penjumlahan Pada Excel

Daftar Isi Artikel


Rumus Penjumlahan Pada Microsoft Excel
Ada banyak cara untuk menjalankan penjumlahan pada Microsoft Excel. Cara yang paling sederhana merupakan dengan menggunakan rumus matematika dengan operator tambah (+). Selain itu juga sanggup menggunakan fungsi SUM dan SUBTOTAL untuk menjumlahkan data dalam sekumpulan sel , serta fungsi SUMIF , SUMIFS , SUMPRODUCT dan Rumus Array untuk menjalankan penjumlahan bersyarat. Postingan ini semoga sanggup melengkapi khazanah pengertian kita mengenai beberapa alternative tehnik dan rumus penjumlahan ms excel.

Okey-lah eksklusif saja ke pokok pembahasan. Secara garis besar , catatan pelajaran excel kali ini akan membahas:


Mari kita diskusikan satu persatu:

Cara Cepat Untuk Mengetahui Hasil Penjumlahan Di Excel Dengan Memanfaatkan Status Bar

Sebelum melangkah lebih lanjut , perlu dipahami bahwa sebenarnya kita sanggup mengenali dengan segera hasil penjumlahan bilangan pada range sel.

Caranya sederhana yakni cukup dengan memilih range sel dimaksud menggunakan mouse , kemudian amati status kafe pada belahan bawah kanan jendela excel.

Disitu kita sanggup mendapatkan pemberitahuan SUM disertai bilangan yang merupakan hasil penjumlahan data numerik pada kumpulan sel yang diseleksi. Berikut screenshot misalnya :

How To find SUM Result On Excel Status Bar

Perhatikan bahwa status kafe tetap menyediakan pemberitahuan hasil penjumlahan range yang dipilih walaupun dalam range tersebut ada sel yang berisi text.

Untuk mendapat hasil penjumlahan yang bersifat permanen , maka kita mesti menciptakan rumus penjumlahan yang diketikan di sel excel. Ada beberapa tehnik excel seputar penjumlahan. Mari kita explorasi lebih lanjut.

Bagaimana Cara Melakukan Penjumlahan di Excel Menggunakan Rumus Matematika Sederhana

Ini merupakan cara yang paling sederhana untuk menjalankan penjumlahan di Excel. Anggaplah seumpama mempergunakan Excel selaku kalkulator , penjumlahan cukup menggunakan operator tambah (+) seumpama normalnya menciptakan rumus matematika.

Cara pertama : Mengetikan eksklusif bilangan pada rumus excel

=1+2+3

Cara kedua : Menyimpan bilangan pada sel excel , kemudian menciptakan rumus penjumlahan dengan menggunakan referensi sel. Contoh berikut merupakan rumus excel untuk menjumlahkan bilangan yang ada pada sel A2 , A3 , dan A4.

=A2+A3+A4

Perhatikan bahwa penggunaan operator tambah (+) dalam penjumlahan di excel mengharuskan penambahan referensi masing-masing sel satu persatu walaupun sel-sel tersebut posisinya berurutan dan berada dalam satu baris atau kolom di excel yaitu: A2 , A3 , dan A4.

Jika cuma ada dua atau tiga sel , cara tersebut cukup gampang digunakan untuk mendapat hasil penjumlahan dengan cepat. Namun jikalau data yang mau dijumlahkan berada dalam range yang terdiri atas puluhan , ratusan atau bahkan ribuan sel , maka penggunaan rumus tersebut menjadi tidak efisien.

Solusi yang sempurna untuk menangani duduk kendala ini merupakan beralih ke penggunaan fungsi SUM.

Bagaimana Cara Menggunakan Fungsi SUM di Excel

Fungsi SUM berada dalam grup Math & Trig dan merupakan salah satu fungsi yang paling kerap digunakan di excel. Fungsi SUM ini sanggup dituliskan dengan Syntax selaku berikut;

SUM(number1 , [number2] ,…)

Perhatikan , sebenarnya fungsi SUM cuma mengharuskan argumen pertama saja yakni number1. Sedangkan argumen ke-dua dan argumen selanjutnya bersifat opsional. Ini mempunyai arti fungsi SUM sanggup melakukan pekerjaan untuk menjumlahkan meski cuma menggunakan satu referensi berupa range cell. Hal ini sungguh berlainan dengan penggunaan operator tambah yang mesti memasukan referensi satu persatu atas sel yang nilainya akan dijumlahkan walaupun sel terebut berada dalam range yang kontinyu.

Sebagai info komplemen bahwa excel ternyata menangkal jumlah argumen hingga 255 dalam satu formula SUM. Untungnya , dalam prakteknya sungguh jarang kita perlu menggunakan argument sebanyak itu. Bahkan mungkin lebih banyak pengguna excel yang menggunakan satu atau dua argumen saja dalam rumus SUM.

Di dalam formula SUM , masing-masing argument sanggup berupa bilangan positif atau negatif , sanggup juga berupa range atau referensi sel. Contohnya:

Rumus
Keterangan
=SUM(10 ,3 ,-8)
Rumus SUM menggunakan bilangan yang eksklusif diketikan selaku argumen fungsi.
=SUM(B6 ,B10 ,B15)
Rumus SUM untuk menjumlahkan bilangan yang berada di sel B6 , B10 dan B15.
=SUM(B6 ,B10 ,B15 ,3 ,-10)
Rumus SUM dengan variasi bentuk argumen referensi dan nilai eksklusif , untuk menjumlahkan bilangan yang berada di sel B6 , B10 dan B15 dan disertakan bilangan 3 dan -10
=SUM(B1:B200)
Rumus SUM untuk menjumlahkan semua bilangan yang berada pada range B1:B200 , atau data pada kolom B , baris pertama hingga baris 200. Ini sungguh berkhasiat untuk menjumlahkan semua nilai pada range kolom yang kontinyu sehingga cukup menggunakan satu referensi saja.
=SUM(A2:A4 ,A8:A9)
Rumus SUM untuk menjumlahkan bilangan yang ada pada range A2:A4 dan A8:A9. Ini berkhasiat jikalau kita ingin menjumlahkan data pada range yang tidak kontinyu.
=SUM(A2:A4 ,A8:A9 ,2 ,C3)
Rumus SUM dengan variasi bentuk argumen referensi range , sel tunggal dan bilangan eksklusif , yakni untuk menjumlahkan bilangan pada range A2:A4 , A8:A9 , bilangan 2 dan bilangan pada sel tunggal C3

Dalam pekerjaan konkret , fungsi SUM di excel sering digunakan selaku salah satu belahan dari formula yang lebih komplek.

Sebagai rujukan , kita sanggup menyertakan fungsi SUM untuk mengisi argumen value_if_true di dalam fungsi IF untuk menjumlahkan bilangan di kolom B , C dan D jikalau tiga sel pada baris yang serupa masing-masing memiliki value , dan menyediakan perayaan jikalau ada salah satu sel atau lebih yang kosong.

=IF(AND(C3<>“” ,D3<>“” ,E3<>“”) ,SUM(C3:E3) ,”Data Tidak Lengkap”)

Formula Fungsi SUM dan IF

Bagaimana Cara Melakukan Autosum di Excel – Penjumlahan Cepat Range Secara Vertikal dan Horizontal

Alih-alih mengetikan rumus secara eksklusif , Excel ternyata sudah menyediakan kepraktisan untuk menciptakan rumus SUM secara otomatis menggunakan kepraktisan Autosum

Caranya sungguh gampang , cukup dengan memilih sel selanjutnya sehabis sel terakhir dalam range kolom maupun baris untuk menempatkan rumus. Kemudian pergi ke tab HOME , belahan group editing. Dan tekan tombol Autosum , maka otomatis suatu formula SUM akan disisipkan.

Perhatikan screenshot diatas. Anda sanggup mencobanya dengan data serupa. Seleksi sel E9 , kemudian tekan tombol autosum (∑). Maka secara otomatis , exel akan menyisipkan fungsi SUM , sekaligus besama argumen berupa referensi sel yang akan dijumlahkan bilangannya. Biasanya excel eksklusif menyediakan referensi yang sempurna untuk dijumlahkan jikalau data kontinyu , tidak terputus oleh sel kosong maupun type data yang berbeda.

Baca Juga  Belajar Microsoft Excel: Fungsi Match - Kegunaan Dan Pola Rumus

Silahkan dicoba menggunakan proses yang serupa pada sel D9 dan amati apa yang terjadi. Referensi yang dianjurkan autosum merupakan range D7:D8. Hal ini terjadi lantaran data terputus oleh adanya sel kosong pada sel D6. Kita sanggup mengeditnya dengan menggeret referensi menggunakan mouse.

Silahkan dicoba juga menggunakan proses yang serupa pada sel F3 dan sel yang lain pada kolom jumlah dan amati apa yang terjadi. Secara otomatis fungsi SUM akan disisipkan dan mengambil referensi sel di sebelah kiri dan akan dibatasi sel dengan type yang berlainan , sel kosong atau rumus lainya (jika ada)

Tips! Cara yang lebih singkat dan sungguh dianjurkan untuk anda untuk menjalankan autosum di excel merupakan dengan menggunakan shortcut ALT + = . Cukup tekan tombol ALT di keyboard , kemudian tekan tanda samadengan (=) , maka otomatis formula SUM akan disisipkan.

Penjelasan barusan juga sanggup menjawab bagaimana cara menjumlahkan data secara vertikal dan horizontal dengan cepat. Selain menjalankan kalkulasi total penjumlahan (fungsi SUM) , kita juga sanggup menggunakan autosum untuk menyisipkan fungsi yang lain secara otomatis , seumpama fungsi AVERAGE , COUNT , MAX , dan MIN.

Cara Menjumlahkan Secara Vertikal Semua Data di Kolom Tanpa Pengecualian atau Tanpa Batasan Baris

Penjumlahan data dengan cara ini diharapkan jikalau banyaknya baris data dalam kolom bersifat dinamis atau berganti terus. Cara menciptakan rumus untuk kendala ini merupakan dengan menggunakan referensi kolom tanpa menggunakan batas baris paling atas atau bawah dalam kolom.

Misalnya: Untuk menjumlahkan semua data numerik di kolom C , kita sanggup menggunakan rumus berikut:

=SUM(C:C)

Pehatikan cara penulisan referensi yakni C:C tanpa angka. Hal ini membuktikan bahwa referensi berupa keseluruhan baris dalam kolom C tanpa batas atas maupun bawah.

Penting diamati bahwa dalam kendala ini kita tidak sanggup menempatkan rumus SUM pada kolom yang serupa dengan referensi. Misalnya sewaktu kita ingin menjalankan penjumlahan data di kolom C , maka jangan menempatkan rumus di kolom C.

Kenapa tidak boleh? Karena hal tersebut akan memunculkan circular reference dan formula akan menciptakan bilangan nol. Circular reference ini timbul lantaran sel menggunakan rumus SUM dengan referensi sel itu sendiri memunculkan proses kalkulasi berputar atau terus menerus lantaran saling mensugesti

Solusi Masalah Sircular Reference Rumus SUM

Pada belahan kiri screenshot diatas menggambarkan bagaimana rumus =SUM(C:C) menciptakan nilai Nol jikalau diposisikan pada sel C8. Hal ini disebabkan circular reference. Sebagai solusinya maka rumus =SUM(C:C) mesti ditepatkan di kolom lain misalnya pada sel D8 seumpama rujukan diatas (yang sebelah kanan)

Menjumlahkan Secara Vertikal Satu Kolom Penuh Dengan Beberapa Pengecualian Baris Tertentu

Membuat rumus yang menjumlahkan data keseluruhan baris dalam suatu kolom excel sesuai rujukan sebelumnya sanggup menjadi penyelesaian jikalau baris data dalam kolom bersifat dinamis dan bertambah atau berganti terus.

Dan pada rujukan sebelumnya kita sanggup mengenali bahwa rumus SUM(C:C) akan mengabaikan text header dalam perkiraan , sehingga walaupun header merupakan belahan dari referensi. Rumus tetap sanggup melakukan pekerjaan dengan baik dan menghasilan penjumlahan yang benar.

Masalah akan timbul jikalau header berupa bilangan atau ada baris tertentu yang nilainya tak mau dijumlahkan. Maka rumus tersebut akan juga menjumlahkan bilangan yang ada di kolom C walaupun sebenarnya tidak dikehendaki. Hal ini memunculkan hasil penjumlahan tidak lagi relevan. Maka selaku solusinya maka kita mesti menciptakan rumus agar baris tertentu tidak dipertimbangkan atau dikeluarkan dari penjumlahan.

Sangat disayangkan , Excel tidak membolehkan penggunaan batas baris cuma atas atau bawah saja. Excel cuma membolehkan batas atas dan bawah mesti ada keduanya atau tidak ada sama sekali. Makanya penulisan rumus dengan referensi C2:C dalam rumus Excel tidak sanggup diterima.

Sebagai solusinya maka sanggup dijalankan penghematan dengan rumus sesuai ilustrasi berikut:

Excel Penjumlahan Satu Kolom Penuh Dengan Pengecualian

Perhatikan ilustrasi diatas. Pada belahan kiri , nilai yang dihasilkan oleh rumus =SUM(C:C) tidak berhubungan lantaran rumus tersebut juga ikut menjumlahkan bilangan pada baris 2 dan 3 yang merupakan target optimal dan minimal penjualan. Sebagai solusinya maka kita mesti menyisipkan rumus komplemen untuk mengurangkan bilangan yang ada di baris 2 dan 3. Sehingga rumus menjadi =SUM(C:C)-SUM(C1:C3)

Selain dengan cara diatas , kita juga sanggup secara explisit menggunakan batas baris minimum dan baris maksimum dalam referensi biar baris tertentu tidak dipertimbangkan dalam penjumlahan. Ada perbedaan baris maksimun antar excel model usang (2003 ke bawah) dan excel model gres (2007 ke atas) yaitu:

Pada Excel 2013 dan sebelumnya: baris maksimum = 65536
Rumus sanggup dituliskan =SUM(C4:C65536)

Pada Excel 2007 , 2010 , 2013 dan 2016:baris maksimum = 1048576
Rumus sanggup dituliskan  =SUM(C4:C1048576)

Cara Menjumlahkan Data Secara Horizontal (Penjumlahan Ke Samping) di Excel

Sebagaimana penjumlahan data vertikal pada kolom , kita juga mampu menggunakan fungsi SUM atau AutoSum untuk menjumlah data ke samping secara horizontal pada baris.

Sebagai rujukan , untuk menyertakan nilai pada sel C3 s.d E3 (pada baris 3) maka sanggup digunakan rumus selaku berikut:

=SUM(C3:E3)

Penjumlahan Kesamping Excel

Cara Menjumlahkan Data Pada Beberapa Kelompok Baris di Excel

Untuk menyertakan masing-masing baris secara perorangan , caranya gampang , cukup dengan drag rumus SUM pada baris pertama dalam tabel. Selain itu sanggup juga dengan cara copy paste.

Seandainya diharapkan rumus yang sanggup dicopy ke kolom lain dengan tanpa mengganti referensi kolom , maka rumus tersebut mesti menerapkan tanda dolar $ pada kolom. Perhatikan rujukan berikut:

=SUM($B2:$D2)

Untuk menjumlahkan nilai dalam range yang terdiri atas beberapa baris , mudahsaja yakni dengan cara menggunakan range tersebut dalam formula. Misalnya:

=SUM(C3:E6) – Menjumlahkan bilangan Pada Baris 2 to 6 , kolom C s.d E
=SUM(C3:E5 , C6:E6) – Menjumlahkan bilangan pada bairis 2 ,3 ,5 dan 6 kolom C s.d E

Cara Menjumlahkan Secara Horizontal Seluruh Data dalam Baris Penuh Tanpa Pengecualian

Seperti halnya menjumlahkan data numerik pada kolom sarat , Kita juga sanggup menjumlahkan semua data numerik yang ada dalam baris penuh. Caranya merupakan dengan menggunakan referensi baris sarat (tanpa menggunakan kolom dalam referensi). Seperti rujukan berikut:

=SUM(2:2)

Catatan: Secara praktikal , kita sebenarnya tidak perlu mengetikan referensi secara langsung. Cukup ketikan saja =SUM( kemudian dengan menggunakan mouse pilih baris sarat yang mau dijadikan referensi. Kemudian tekan enter.

Dan perlu dikenang juga , bahwa kita tidak sanggup menempatkan rumus SUM untuk baris sarat pada sel di baris yang serupa dengan referens. Karena hal ini akan memunculkan circular reference.

Seperti halnya penjumlahan vertikal kolom sarat pada basan di belahan atas , Kita  juga sanggup menegaskan agar beberapa kolom tertentu tidak ikut terjumlahkan dengan dara  mengurangkan penjumlahan baris sarat dengan penjumlahan beberapa sel yang tidak dikehendaki. Sehingga rumus sanggup dimodifikasi menjadi seumpama berikut:

=SUM(2:2)-SUM(A2:B2)

Bagaimana Cara Menampilkan dan Menggunakan Baris Total pada Pada Tabel

Jika data disusun dalam bentuk tabel (data tabel). maka kita sanggup mempergunakan fitur Total Row yang sanggup dengan segera menjumlahkan data pada tabel dan memperlihatkan data total pada baris terakhir.

Catatan: jangan dibingungkan dengan perumpamaan Data Table. Sejatinya excel digunakan untuk menciptakan tabel dan anda sanggup mengklaim sudah menciptakan tabel di exel. Namun tidak semua tabel merupakan Data Table dalam pengertian konsepsional di exel. Istilah Data Table mulai diperkenalkan di excel 2007 dan merupakan pengembangan dari excel list pada excel model sebelumnya.

Manfaat yang besar sewaktu menggunakan tabel exel merupakan bahwa ia sanggup menjalankan auto expand untuk memasukan baris yang gres , sehingga setiap ada data gres yang diinput dalam tabel akan masuk ke formula secara otomatis. Pelajari lebih lanjut 10 Fitur Paling Bermanfaat di Excel Table.

Untuk mengkonversi range sel menjadi data tabel , seleksi range tersebut kemudian laksanakan salah satu cara berikut:

Cara pertama : Tab Insert , kemudian tekan tombol table , dan klik Ok

Baca Juga  Belajar Microsoft Excel: Mengekstrak Angka Dari Text Data Entri

Cara Kedua : Tekan CTR+T , kemudian tekan Ok.

Cara Menampilkan Total Row Pada Data Tabel

Anggaplah anda sudah mengerti mengenai data table. Anda sanggup dengan gampang untuk menyisipkan penjumlahan pada baris total:

Pilih salah satu sel yang merupakan belahan dari data tabel sehingga ribbon excel memperlihatkan Table Tools dan Tab Design

Di design Tab , pada grup Table Style Options , seleksi Total Row Box , maka otomatis baris total akan terbentuk sekaligus rumus total pada kolom jumlah yaitu:

Cara Menambahkan Total Row Data Table

Cara lain untuk menyertakan baris total di excel merupakan dengan cara klik pada sebarang dalam data tabel , klik kanan , kemudian klik Tabel , dan klik Total Rows.

Perhatikan ilustrasi berikut , cara ini juga sanggup digunakan jikalau anda masih menggunakan excel 2003 pada data list.

Memunculkan total row data list excel 2003

Cara Menggunakan Total Row pada Data Tabel

Berikutnya sehabis sukses memunculkan baris total pada data table. Kita sanggup menyaksikan bahwa total penjumlahan tercipta secara otomatis pada kolom jumlah saja yakni pada kolom paling kanan. Untuk mendapat nilai penjumlahan kolom yang lain laksanakan seleksi dropdown list pada sel bekenaan dan kemudian pilih Sum.

Anggaplah anda berniat menjumlah kan data pada kolom Januari , maka anda seleksi sel pada baris total , kolom Januari , yakni sel C9. Dalam sel tersebut akan mendapatkan dropdown list. Klik dropdown list tersebut , kemudian pilih Sum. Maka otomatis timbul rumus penjumlahan menggunakan fungsi SUBTOTAL pada sel tersebut.

Cara Menggunakan Total Row Excel 2003

Dengan cara yang serupa , silahkan dicoba pada kolom yang lain untuk mendapat total pemasaran di bulan Februari dan Maret.

Perhatikan kembali dropdown list pada baris total data tabel. Ternyata selain mendapat nilai penjumlahan , kita juga sanggup menjalankan kalkulasi untuk kebutuhan lainya seumpama mencari nilai rata-rata , menjumlah banyaknya data , mendapat nilai maksimum dan minimum dan beberapa fungsi lainnya.

Seandainya tidak diharapkan , jumlah total juga sanggup dihilangkan kembali dengan cara klik dropdown list pada baris total , kemudian None.

Perlu diingat: Ketika menggunakan fitur total row pada data table excel. Penjumlahan total tersebut cuma mengkalkulasi sel yang terlihat saja. Untuk sel yang disembunyikan tidak dikalkulasi. Penjumlahan dengan mengabaikan sel tersembunyi tersebut dikarenakan fitur total row secara otomatis menyisipkan fungsi SUBTOTAL , dengan argumen pertama 109. Silahkan dibaca klarifikasi lebih lanjut dalam postingan tentang SUBTOTAL.

Jika anda menginginkan penjumlahan , baik data yang terlihat maupun yang disembunyikan , jangan menggunakan total row , tetapi gunakanlah fungsi SUM

Cara Menjumlahkan Data dalam Sel yang difilter atau yang Tampak Saja

Untuk menjalankan evaluasi data yang lebih efektif , kerap kali kita perlu menjalankan filter untuk memperlihatkan dan menyembunyikan data tertentu pada worksheet. Dan kerap kali kita juga perlu menjalankan kalkulasi pada data terfilter atau data yang kelihatan saja.

Dan untuk kendala ini kita tidak sanggup menjumlahkan menggunakan fungsi SUM lantaran fungsi ini juga akan menjumlahkan data tergolong data pada baris yang disembunyikan.

Ada beberapa cara yang sanggup dijalankan untuk filter data di excel diantaranya menggunakan data tabel dan auto fiter.

1. Penjumlahan pada Data Table

Jika anda menginginkan penjumlahan pada visible sel , cara tercepat merupakan menggunakan fitur excel Total Row tetapi dengan syarat data range mesti diconvert apalagi dulu menjadi data table , sebagaimana sudah dicontohkan pada belahan sebelumnya.

Dengan mengaktivkan Total Row di data tabel , maka otomatis excel akan menyisipkan fungsi SUBTOTAL pada data tabel baris terakhir. Uniknya , fungsi ini akan mengabaikan data pada baris yang di sembunyikan sehingga cuma menjumlahkan data yang terlihat saja. Perhatikan ilustrasi berikut:

Menjumlahkan Data Yang Tampak Saja

Contoh ilustrasi diatas menggunakan data dalam bentuk data table sehingga kita sanggup menyisipkan fungsi SUBTOTAL tanpa mesti mengetikan langsung. Tetapi cukup dengan menegaskan Sum pada dropdown list (lihat tanda segitiga disamping kanan sel pada baris total) atau dengan menggunakan dengan mengaktifkan Total Row lewat pada Tab Design , golongan Table Style Option.

Untuk menyisipkan fungsi SUM pada data table sanggup dengan cara ketik eksklusif atau klik dropdown list , kemudian klik More Function… dan pilih SUM

INGAT! Beda antara Sum dengan SUM di Data Table

  • Pada dikala kita klik Sum di dropdown list maka excel akan menyisipkan rumus SUBTOTAL pada Total Row
  • Tapi kalau kita klik More Function… kemudian pilih SUM (huruf kapital semua) , maka excel akan menyisipkan rumus SUM pada Total Row.

2. Penjumlahan Dalam Mode Auto Filter

Selain menggunakan Data Tabel , Cara yang lain untuk menjalankan filter di excel merupakan mengunakan fitur autofilter. Pada excel 2007 ke atas , autofilter sanggup dimunculkan dengan menekan shortcut CTR+Shift+L , sedangkan pada excel 2003 (juga semua model excel yang lebih modern) dengan cara menekan Alt-D-E-F

Berbeda dengan Data Table dimana kita sanggup menggunakan sumbangan dropdown list untuk menyisipkan rumus penjumlahan. Di Autofilter , kita mesti mengetikan rumus penjumlahan secara langsung. Karena hasil yang dikehendaki merupakan penjumlahan dari range yang terlihat saja , maka gunakanlan fungsi SUBTOTAL.

Karena mengetikan rumus secara eksklusif , maka setidaknya kita mesti mengerti apalagi dulu syntax dan cara kerja Fungsi SUBTOTAL. Fungsi ini sanggup dituliskan dengan syntax selaku berikut:

SUBTOTAL(function_num , ref1 , [ref2] ,…)

Dimana Function_num merupakan bilangan dari 1 s.d 11 atau dari 101 s.d 111 yang bersifat khusus digunakan untuk subtobal , klarifikasi mengenai bilangan tersebut sanggup dilihat di support.office.com ,

Perbedaan Nomor 9 dan 109 Dalam Fungsi SUBTOTAL:

Untuk kini kita cuma terpikat pada nomor fungsi yang didefinisikan dengan bilangan 9 dan 109. Kedua bilangan tersebut sama-sama digunakan untuk memfilter atau mengabaikan data dalam baris tersembunyi dalam proses penjumlahan. Perbedaanya merupakan nomor fungsi 109 mengabaikan semua baris tersembunyi tergolong baris yang di-hide secara manual (misalnya dengan right click > hide) , sedangkan 9 cuma mengabaikan baris sel yang disembunyikan dalam mode autofilter saja.

Jika diharapkan penjumlahan data pada baris yang kelihatan saja , terlepas dari bagaimana cara baris disembunyikan , baik menggunakan autofilter maupun hide manual , maka 109 merupakan nomor yang sempurna digunakan selaku argumen pertama (function_num) dalam rumus SUBTOTAL.

Ref1 , Ref2 , merupakan range atau sel yang dijadikan selaku referensi untuk dijalankan operasi SUBTOTAL. Minimal ada satu Referensi dalam fungsi SUBTOTAL , selebihnya excel membolehkan hingga 254 referensi. Silahkan jikalau anda mau mencobanya dengan referensi sebanyak itu 🙂

Berikut rujukan penggunaan fungsi SUBTOTAL untuk menjumlahkan data pada range C3:C10

=SUBTOTAL(109 , C3:C10)

Rumus Excel SUBTOTAL Penjumlahan Sel Kelihatan Saja

Selanjutnya silahkan dicoba filter untuk mengenali jumlah pemasaran jeruk saja:

Perhatikan bahwa baris rumus SUBTOTAL cuma menjumlahkan nilai pada sel yang kelihatan saja , walaupun referensi range C3:C10 meliputi sel yang disembunyikan.

Tips: Menyisipkan Fungsi SUBTOTAL Menggunakan AutoSum

Jika data sudah diorganisir dalam bentuk data tabel atau autofilter , sebenarnya kita sanggup menggunakan fitur Autosum untuk menyisipkan rumus SUBTOTAL secara otomatis. Seleksi sel pada baris Total , kemudian pilih salah satu cara berikut:

• Tekan ALT + =

atau

• Dari Tab HOME , tekan tombol autosum ∑

Maka otomatis rumus SUBTOTAL akan disisipkan ke dalam sel.

Jika data diorganisir dalam mode data tabel maka fitur Autosum akan menyisipkan rumus SUBTOTAL dengan argumen function_num 109. Sedangkan jikalau mode autofilter , maka function_num = 9.

Perhatian! Jika data tidak diorganisir dalam bentuk data table dan autofilter , atau auto filter tetapi belum dijalankan action untuk memfilter , maka secara default autosum akan menyisipkan rumus SUM , bukan SUBTOTAL.

Bagaimana Cara untuk Penjumlahan Data Sampai Dengan Atau Running Total di Excel

Dalam kehidupan konkret , seringkali kita mesti menjumlah berapa jumlah nilai yang terus bergerak setiap waktu. Misalnya: Berapa pemasaran hingga dengan hari ini , atau berapa bikinan hingga dengan bulan ini. Di excel , kita sanggup mengkalkulasinya menggunakan rumus penjumlahan hingga dengan dikala ini atau running total.

Anggap saja , kita ingin mengenali sudah berapa banyak hasil pemasaran buah lengkeng dari permulaan bulan hingga dengan hari ini. Untuk penjumlahan pemasaran hingga dengan di excel tersebut sanggup dijalankan dengan beberapa cara , diantaranya:

1. Menggunakan Rumus Matematika Operasi Penambahan

Cara ini merupakan dengan menggunakan operator tambah (+) untuk menjalankan penjumlahan. Perhatikan screenshot berikut

Penjumlahan Running Total Dengan Rumus Matematika

Tanggal pertama selaku patokan permulaan eksklusif mengabil data dari pemasaran tanggal tersebut , rumus =C2

Baca Juga  Cara Membuat Crud Ajax dan Modal Jquery

Tanggal ke-2 dan seterusnya menjumlahkan data penjumlahan hingga dengan hari sebelumnya ditambah dengan tanggal berjalan. Ketikan Rumus , =D2+C3 di sel D3 , kemudian copy rumus tersebut ke baris berikutnya.

Cara tersebut memiliki kehabisan yakni jikalau kita meniadakan baris (delete row) atau meniadakan salah satu formula di kolom D , maka hasil penjumlahan akan menjadi error atau tidak relevan.

Sebagai solusinya maka dianjurkan untuk beralih ke cara selanjutnya (Menggunakan Fungsi SUM)

2. Menggunakan Fungsi SUM

Cara ini mempergunakan fungsi SUM dengan menerapkan cara penulisan referensi absolute dan relative secara tepat.

Perhatikan rujukan dalam screenshot berikut:

Ketikan rumus =SUM(C$2:C2) di sel D2 , kemudian copy rumus tersebut ke baris berikutnya.

Perhatikan kembali penggunaan tanda absolute ($) pada referensi rumus. Ini digunakan untuk mengunci referensi baris 2 sehingga sewaktu dicopy ke baris selanjutnya , maka rumus akan tetap menjumlah mulai dari baris ke-2 hingga ke baris berjalan.

Cara penggunaan referensi absolute dan relative dalam rumus excel diterangkan dalam postingan lainnya.

Rumus 3 Dimensi : Bagaimana Cara Melakukan Penjumlahan Antar Sheet

Selain menggunakan operator penambahan , kita juga sanggup menjalankan penjumlahan antar sheet menggunakan fungsi SUM. Jika layout dan type data beberapa sheet tersebut sama maka kita sanggup melakkan penjumlahan antar sheet menggunakan fungsi SUM secara gampang dan singkat.

Misalnya untuk menjumlahkan data pada beberapa sheet dengan nama Jan s.d Des , sanggup digunakan rumus SUM secara singkat yakni

=SUM(Jan:Des!C2)

Rumus tersebut digunakan untuk menjumlahkan sel C2 yang terletak pada semua worksheet mulai dari Jan s.d Des. Perhatikan bahwa worksheet yang terletak antara Jan s.d Des tidak perlu direferensikan satu persatu lantaran sudah terwakili dengan referensi Jan:Des. Inilah yang dimaksud dengan referensi 3 Dimensi”

Penjumlahan Bersyarat Dengan Kriteria / Kondisi Tertentu

Penjumlahan dengan tolok ukur atau penjumlahan yang mensyaratkan dengan keadaan tertentu sering diharapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Contohnya :

• Satu kriteria: Menghitung jumlah pemasaran produk tertentu
• Dua kriteria: Menghitung jumlah pemasaran produk tertentu kepada pelanggan tertentu.
• Tiga kriteria: Menghitung jumlah pemasaran produk tertentu kepada pelanggan tertentu di waktu tertentu.

Contoh praktikal yang lain misalnya untuk menjumlahkan menurut nama , menjumlahkan menurut tanggal , menjumlahkan menurut bulan , dan menjumlahkan dengan tolok ukur lainnya.

Ada Beberapa cara yang sanggup digunakan untuk menjalankan penjumlahan bersyarat di excel:

Penjumlahan Bersyarat Menggunakan Fungsi SUMIF dan SUMIFS

Fungsi SUMIF digunakan untuk menjumlahkan dengan satu keadaan , sedangkan SUMIFS sanggup menjalankan penjumlahan dengan beberapa kondisi. Hanya saja , fungsi SUMIFS tersedia mulai excel model 2007 ke atas.

Perhatikan rujukan dalam scrheenshot berikut:

Dalam tabel tersebut , data produk terdapat pada range B3:B10 , data Buyer pada range C3:C10 , dan data jumlah pemasaran pada range D3:D10

Untuk mendapat total pemasaran buah Durian maka sanggup dituliskan rumus selaku berikut.
=SUMIF(B3:B10 ,”Durian” ,D3:D10)

Karena Syarat “Durian” disimpan di sel B14 , maka rumusnya menjadi
=SUMIF(B3:B10 ,B15 ,D3:D10)

Selain itu , sanggup juga digunakan rumus SUMIFS untuk penjumlahan bersyarat satu kriteria.
=SUMIFS(D3:D10 ,B3:B10 ,”Durian”)

Fungsi SUMIFS juga sanggup digunakan untuk penjumlahan bersyarat dengan dua tolok ukur atau lebih , misalnya untuk mendapat jumlah pemasaran “Durian” dengan buyer “Asep”:
=SUMIFS(D3:D10 ,B3:B10 ,”Durian” ,C3:C10 ,”Asep”)

Penjelasan lebih rincian tentang penggunaan fungsi SUMIF dan SUMIFS sanggup dilihat di postingan lainnya.

Selain SUMIF dan SUMIFS , masih ada alternative cara penjumlahan bersyarat yakni menggunakan fungsi SUMPRODUCT dan rumus Array.

Penjumlahan bersyarat menggunakan fungsi SUMPRODUCT

Mendapatkan total pemasaran buah “Durian” (1 kriteria)
=SUMPRODUCT((B3:B10=”Durian”)*(D3:D10))

Mendapatkan total pemasaran buah “Durian” , dengan buyer “Asep” (2 kriteria)
=SUMPRODUCT((B3:B10=”Durian”)*(C3:C10=”Asep”)*(D3:D10))

Penjumlahan Bersyarat Menggunakan Rumus Array

Setelah mengetikan rumus array , jangan lupa untuk tekan CTR+SHIFT+ENTER

Mendapatkan total pemasaran buah “Durian” (1 kriteria)
=SUM((B3:B10=B22)*(D3:D10))

Mendapatkan total pemasaran buah “Durian” , dengan buyer “Asep” (2 kriteria)
=SUM((B3:B10=”Durian”)*(C3:C10=”Asep”)*(D3:D10))

Rumus SUM Bermasalah , Error , Tidak Berfungsi atau Tidak Bekerja – Penjelasan Penyebab dan Solusinya.

Kemungkinan besar anda pernah mengalami duduk kendala seputar penggunaan rumus penjumlahan , khususnya penjumlahan menggunakan fungsi SUM.

Berikut beberapa permasalahan fungsi SUM , klarifikasi penyebab dan penyelesaian untuk mengatasinya:

1. Rumus menciptakan error #NAME

Error ini terjadi utamanya disebabkan kesalahan pengetikan rumus SUM atau menggunakan nama referensi yang salah.

Misalnya , tanpa disengaja menuliskan rumus SUN , padahal semestinya SUM
Error #NAME juga sanggup disebabkan penggunakan nama referensi yang salah atau belum didefinisikan.

=SUM(range_jumlah)

Dalam rujukan diatas , jikalau tidak ada range dengan nama range_jumlah maka rumus tersebut akan menciptakan error #NAME.

Solusi permasalahan error jenis ini merupakan dengan menyidik apakah fungsi dan nama referensi sudah diketikan dengan benar. Jika dirasa sudah benar tetapi masih error , maka periksa kembali nama referensi apakah sudah didefininikan atau tidak. Cara penamaan range referensi sanggup dibaca pada postingan lainnya: Cara Memberi Nama Range Cell Menggunakan Name Box

2. Beberapa bilangan tidak terjumlahkan

Salah satu penyebab lazim mengapa rumus SUM tidak mendapat hasil yang berhubungan merupakan lantaran adanya bilangan yang yang ditulis selaku text mengguakan tanda apstrope (tanda petik satu) di depannya . Secara visual , mungkin akan nampak selaku bilangan , tetapi kenyataannya bukan lantaran excel membaca data tersebut selaku text sehingga tidak sanggup dikalkulasi atau dijumlahkan.

Untuk mengenali bahwa bilangan terbaca selaku text oleh Excel sanggup ditandai dengan adanya indikator berupa tanda segitiga hijau kecil pada pojok kiri atas sel , dan kalau kita seleksi sel tersebut dengan kursor maka akan timbul pemberitahuan “The number in this cells is formated as text or preceded by an apostrophe”

Masalah ini sanggup terselesaikan dengan mengkonversi bilangan yang diformat text menjadi bilangan nomal. Caranya seleksi sel yang mengandung bilangan yang diformat text , kemudian klik tanda perayaan dan selanjutnya klik “Convert To Number”

3. Rumus SUM menciptakan nilai 0 , padahal Format Bilangan sudah benar.

Selain lantaran bilangan yang diformat selaku text , sircular reference juga merupakan penyebab lazim rumus SUM tidak berfungsi , utamanya ketka kita menjajal mentotalkan data bilangan di kolom excel. Sehingga jikalau anda sudah menegaskan bilangan diformat bilangan (bukan text) tetapi hasil rumus masih belum benar , maka kemudian selesaikan masalahnya di circular reference. Penjelasan lengkapnya sanggup dibaca di artikel: Rumus Excel Tidak Berfungsi , Inilah Penyebabnya:

4. Rumus SUM menciptakan nilai yang lebih besar dari seharusnya.

Jika kemudian semua hal di atas sudah terselesaikan , tetapi formula masih belum menciptakan nilai yang sesuai. Coba cek barangkali ada sel yang di sembunyikan (hidden cells). Karena fungsi sum akan menjumlahkan tergolong bilangan pada sel yang disembunyikan.

Jika ada sel yang disembunyikan dan kita tidak menghendaki penjumlahan dari sel yang disembunyikan tersebut , maka cobalah menggunakan fungsi SUBTOTAL , seumpama sudah diterangkan pada belahan atas.

5. Hasil Rumus SUM tidak Update Atau Tidak Mengkalkulasi Otomatis

Ketika suatu rumus SUM di excel tidak berganti pada dikala kita mengganti nilai di salah satu parameternya , atau pada dikala kita mengcopy rumus SUM ke sel lain tetapi hasil rumus tidak berubah. Ini sanggup ditarik kesimpulan bahwa mode kalkulasi di set manual. Untuk menangani ini , pergi ke tab formula , kemudian klik calculate option dan klik automatic.

Penjelasan lebih lengkap tentang cara setting kalkulasi sanggup dibaca pada Artikel yang membahas Penyebab Rumus Excel Tidak Berfungsi

Bailkah , kelima hal di atas merupakan penyebab lazim mengapa rumus SUM tidak melakukan pekerjaan dengan benar di excel. Dengan mengenali penyebab duduk kendala rumus error atau tidak sanggup melakukan pekerjaan dengan benar , maka diharapkan kita sanggup mendapat penyelesaian yang sempurna untuk mengatasinya.

……….

Akhir kata , demikian pembahasan bagaimana menjalankan penjumlahan pada excel dengan menggunakan fungsi SUM dan alternatif fungsi penjumlahan lainnya. Juga bagaimana cara menggunakan fitur autosum , data tabel , autofilter , serta menjalankan penjumlahan bersyarat dan menangani error seputar rumus penjumlahan.

Mudah-mudahan bermanfaat
Salam

Artikel Terkait:


Rumus Excel Tidak Berfungsi? Inilah Penyebabnya
Cara Praktis Mempelajari Fungsi dan Formula Exel
Penerapan Fungsi IF Pada Rumus Excel
VLOOKUP-Rumus Jitu Yang Wajib Dikuasai

Referensi:
https://www.ablebits.com/office-addins-blog/2016/05/18/excel-sum-formula-total-column-rows-cells/
https://support.office.com/en-US/article/SUM-function-043E1C7D-7726-4E80-8F32-07B23E057F89
https://support.office.com/en-US/article/SUBTOTAL-function-7B027003-F060-4ADE-9040-E478765B9939

Need Help? Chat with us