PHP

Tutorial PHP

PHP Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa skrip server, yang digunakan untuk membuat halaman web dinamis. Jadi kita bisa membuat sebuah website sesuai kebutuhan.

PHP adalah perangkat lunak sumber terbuka dan gratis untuk diunduh dan digunakan.

PHP mendukung berbagai database seperti MySQL, Oracle, Sybase, Solid, PostgreSQL dll.

File PHP

File PHP terdiri dari teks, tag HTML, dan skrip dengan ekstensi file “.php”.

Kode PHP dijalankan di server, dan hasilnya dikembalikan ke browser sebagai HTML biasa.

Penggunaan PHP

  • Dengan menggunakan PHP kita dapat menghasilkan konten halaman dinamis.
  • PHP dapat membuat, membuka, membaca, menulis, menghapus, dan menutup file di server.
  • PHP dapat mengumpulkan data formulir.
  • PHP dapat memasukkan, menghapus, memperbarui dan menghapus data dalam database Anda.

Pengaturan PHP

Untuk menjalankan file PHP di komputer kita, kita perlu setting pengaturan terlebih dahulu. Jadi silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk pengaturan PHP.

Alat yang Dibutuhkan

  1. Server Web: (server XAMPP / server WAMP)
  2. Editor: (Notepad, Notepad ++ atau editor Dreamweaver)
  3. Basis data: (MySQL, Oracle)

Untuk mengunduh server XAMPP klik pada tautan unduhan yang tersedia.

Untuk mengunduh server WAMP, klik tautan unduhan yang tersedia.

Dalam tutorial ini kami menggunakan server XAMPP , notepad ++ dan database MySQL. Sekarang saya menunjukkan kepada Anda cara menginstal dan memulai server XAMPP

Langkah 1:

Unduh server XAMPP klik tautan di atas.

Langkah 2:

Instal file exe yang diunduh.

Langkah 3:

Sekarang pergi ke drive C (atau di mana Anda menginstal server) dan buka folder XAMPP dan temukan file kontrol XAMPP dan klik dua kali di atasnya.

Mulailah

Langkah 4:

Klik tombol start di Apache dan MYSQL keduanya.

Lari

Langkah 5:

Sekarang buka browser web seperti Google chrome dan ketik¬†“localhost”¬†dan periksa halaman selamat datang server XAMPP muncul atau tidak.¬†Jika muncul maka server kami dimulai.

Sekarang buat folder Anda sendiri di bawah htdocs, Contoh beri nama sebagai tes atau apa pun.

Langkah 6:

Sekarang tulis kode PHP pertama Anda dan beri nama sebagai “index.php” dan simpan di bawah folder uji.

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
echo¬†“Hello World!”;
?>

</body>
</html>

Langkah 7:

Sekarang buka browser web Anda dan ketik localhost / test / index.php.

keluaran

Dasar-dasar PHP

Sebelum memulai proyek dengan PHP, Anda harus memiliki pengetahuan dasar tentang

  1. PHP
  2. HTML
  3. CSS
  4. JavaScript

Tanpa mengetahui pengetahuan dasar Anda mungkin menghadapi masalah selama pekerjaan Proyek.

Sintaks PHP

Skrip PHP dimulai dengan <? Php dan diakhiri dengan ?> .

<?php
// write your PHP code here
?>

Ekstensi file untuk file PHP adalah¬†“.php”¬†.

File PHP berisi kode skrip PHP, tag HTML, css, dan JavaScript.

Di bawah ini, kami memiliki contoh file PHP sederhana.

Contoh

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<h1>My first PHP Script</h1>
<?php
echo¬†“Hello World!”;
? >
</body>
</html>

catatan:

Pernyataan PHP diakhiri dengan titik koma (;).

Komentar di PHP

Ada berbagai cara untuk mengomentari PHP

Contoh

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<?php
// This is a single-line comment
# This is also a single-line comment
/*
This is a multiple-lines comment
*/
? >
</body>
</html>

Sensitivitas Kasus PHP

Dalam PHP, semua kata kunci (misalnya if, else, while, echo, dll.), Kelas, fungsi, dan fungsi yang ditentukan pengguna TIDAK peka huruf besar / kecil.

Contoh

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<?php
ECHO¬†“Hello World! <br>”;
eCHO¬†“Hello World! <br>”;
echo¬†“Hello World! <br>”;
EcHo¬†“Hello World! <br>”;
? >
</body>
</html>

Tetapi di PHP semua nama variabel peka huruf besar kecil.

Contoh

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<?php
$colour =¬†“green”;
echo¬†“My house colour is ”¬†. $colour .¬†“<br>”;
echo¬†“My pen colour is ”¬†. $COLOUR .¬†“<br>”;
echo¬†“My shirt colour is”¬†. $coLOUR .¬†“<br>”;
? >
</body>
</html>

Keluaran

kasus php

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Need Help? Chat with us